Airlangga sebut 17 juta ukuran vaksin COVID-19 telah disuntikkan

airlangga-sebut-17-juta-dosis-vaksin-covid-19-telah-disuntikkan-1

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Vaksinasi kepada lansia harus dipercepat karena separuh dari kejadian mematikan akibat COVID-19 terjadi di dalam lansia

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Tempat Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan sebanyak 17 juta dosis vaksin COVID-19 telah disuntikkan kepada masyarakat Indonesia termasuk untuk lanjut usia yang telah mencapai 3, dua juta.

Airlangga mengucapkan pemerintah terus berupaya mengakselerasi program vaksinasi dalam rencana mencapai target 500 ribu dosis suntikan per hari sehingga kecepatannya akan ditingkatkan.

“Dalam pengerjaan pandemi COVID-19 ini tidak cukup dilakukan hanya sebab pemerintah, namun diperlukan kontribusi dari semua elemen asosiasi, ” katanya saat peluncuran “Program Home Care & Home Delivery Vaksinasi 10. 000 Lansia untuk Negara” di Jakarta, Rabu.

Airlangga mengatakan sebesar 3, 2 juta suntikan kepada masyarakat lansia itu terdiri atas pemberian vaksin dosis pertama sebanyak 2, 2 juta atau 10, 54 persen dan ukuran kedua sebanyak 1 juta atau 4, 86 komisi dari target 21, 5 juta lansia.

Baca juga: Kakek usia 104 tarikh jadi contoh vaksinasi untuk lansia di Kota Bogor

Sementara itu, program vaksinasi untuk lansia di 11 kabupaten/kota sudah mencapai dalam atas 50 persen secara Jakarta Pusat merupakan provinsi pencapaian vaksinasi tertinggi yakni 82, 95 persen diikuti Badung 78, 21 komisi, Jakarta Selatan 76, 43 persen, dan Surabaya 69, 86 persen.

Di sisi lain, capaian vaksinasi lansia di wilayah lainnya masih lebih sedikit dibandingkan vaksinasi bagi aparat publik antara lain Bali 26 persen, Yogyakarta 19 persen, dan Sulawesi Memajukan 6 persen.

Airlangga menegaskan vaksinasi pada lansia harus dipercepat karena separuh dari kejadian fatal akibat COVID-19 terjadi di lansia meskipun jumlah lansia hanya 12 persen sejak total kasus.

“Hal ini disebabkan beberapa besar pasien lansia rentan memiliki penyakit dan tidak bisa survive , ” ujarnya.

Oleh sebab tersebut, ia menuturkan Komunitas Nusantara Lawan Libas COVID-19 (KILLCOVID19) menginisiasi lahirnya Program Home Care & Home Delivery untuk mendukung percepatan target vaksinasi lansia.

Layanan Home Care meliputi penjemputan lansia menuju sentra vaksinasi, sedangkan Home  Delivery merupakan layanan penyelenggaraan vaksinasi di lokasi lansia beruang.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi kita semua dan menganjurkan kemudahan dalam pelaksanaan rencana ini, ” ujarnya.

Mengaji juga: 11. 269. 213 penduduk Indonesia telah jalani vaksinasi COVID-19
Menangkap juga: Menkes minta semesta dokter IDI bantu lakukan vaksinasi COVID-19

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021