Erick Thohir: Kedatangan vaksin COVID-19 keterangan kekuatan gotong-royong

Erick Thohir: Kedatangan vaksin COVID-19 keterangan kekuatan gotong-royong

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

Seperti dengan disampaikan Menteri Kesehatan, vaksin yang tiba ini adalah vaksin bantuan pemerintah

Jakarta (ANTARA) – Menteri BUMN Erick Thohir mengantarkan bahwa kedatangan gelombang pertama vaksin COVID-19 merupakan bukti kekuatan gotong-royong lintas kementerian dan lembaga.

“Alhamdulillah, kami bersyukur karena vaksin COVID-19 mulai tiba secara berangsur-angsur di Indonesia. Ini sebuah kelakuan maju bukti kerjasama yang berpengaruh Lintas Kementerian dan Lembaga, Cantik Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Badan POM, Biofarma juga Garuda dan nantinya bakal juga didukung oleh semua Negeri Daerah, TNI dan Polri, ” ujar Menteri Erick dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Minggu (6/12) malam, sebesar 1, 2 juta dosis vaksin COVID-19 produk Sinovac sudah muncul di Tanah Air dan kini telah disimpan dalam cold storage Bio Farma, Bandung, Jawa Barat.

Ia mengatakan vaksin yang tiba itu adalah vaksin bantuan Pemerintah. Janji pemerintah dalam pengadaan vaksin segera mungkin perlu menanggulangi COVID-19 di Indonesia mulai terpenuhi.

“Seperti yang disampaikan Menteri Kesehatan, vaksin dengan tiba ini adalah vaksin sandaran pemerintah. Sedangkan yang akan muncul kemudian, sebagian ditujukan untuk vaksin mandiri. Vaksinasi akan dilakukan sesudah mendapatkan izin BPOM dan MUI dan rencananya akan tiba pada bulan Januari tahun depan, ” ujar Erick yang juga Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 serta Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Ia menambahkan vaksin Mandiri ditargetkan untuk masyarakat mampu, dan pemerintah akan bekerja sama dengan Kadin dan Asosiasi pengusaha yang lain.

“Solusi dari pandemi ini adalah gotong royong. Gotong royong menjaga protokol kesehatan, gotong royong membantu yang terdampak. Begitu juga dengan vaksinasi, saya menghasut masyarakat mampu turut bergotong royong dan kita sudah berkomunikasi secara Kadin dan banyak asosiasi lainnya, ” kata Erick.

Selain vaksinasi, lanjut dia, pemerintah terus berupaya meringankan kebutuhan anak buah dengan bantuan langsung tunai (BLT) desa, subsidi gaji, hibah sandaran Presiden untuk Usaha Mikro.

“Program bantuan pemerintah bakal terus dijalankan dan ditambah pada tahun depan hal ini buat membantu masyarakat dalam menghadapi kesulitannya dan juga untuk meningkatkan gaya beli masyarakat, ” katanya

Secara terpisah, Ketua Kadin, Rosan Roslani menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Ketua Pelaksana KPCPEN karena banyak pengusaha yang mengizinkan memberikan vaksinasi kepada para pegawainya.

“Hal ini sebab kami penduli dengan kesehatan pekerja kami selain juga tetap mengelola produktivitas kerjanya, belum lagu para-para pengusaha memiliki program tanggung berat sosial perusahaan (CSR) untuk membantu masyarakat sekitarnya, ” katanya.

Baca selalu: Menko Airlangga: Vaksinasi COVID-19 dikerjakan setelah evaluasi BPOM
Mengucapkan juga: Sri Mulyani: Anggaran vaksin dan kesehatan 2021 capai Rp169, 7 triliun

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020