Kemenkeu izinkan Lapindo lunasi utang memakai aset

Kemenkeu izinkan Lapindo lunasi utang memakai aset

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

Kita jajaki itu. Kita akan lihat aset mana, karena yang jelas kan kekayaan di wilayah yang terdampak itu yang mereka tawarkan pertama

Jakarta (ANTARA) – Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmawarta menyatakan saat tersebut pemerintah mengizinkan utang Lapindo Brantas Inc dan PT Minarak Lapindo Jaya dilunasi memakai aset yang dimiliki oleh mereka.

“Mereka mau menyerahkan aset, oke, ” kata Isa Rachmawarta dalam permufakatan daring di Jakarta, Jumat.

Isa menuturkan nantinya pihak Kemenkeu beserta instansi terkait mau mencoba untuk melihat nilai aset-aset yang digunakan untuk membayar pinjaman sejumlah Rp1, 91 triliun.

“Kita jajaki itu. Kita akan lihat aset mana, sebab yang jelas kan aset pada wilayah yang terdampak itu dengan mereka tawarkan pertama, ” ujarnya.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 2019, total utang Lapindo Brantas Inc dan PT Minarak Lapindo Jaya hingga 31 Desember 2019 kepada pemerintah sebesar Rp1, 91 triliun.

Baca juga: Kemenkeu tunggu opini Mappi soal aset Lapindo buat bayar utang

Dengan rincian pokok pinjaman sebesar Rp773, 38 miliar, kembang Rp163, 95 miliar, dan kompensasi Rp981, 42 miliar.

“Itu akan kita lihat. Kita akan valuasi kalau memang nilainya ada dan cukup ya tidak masalah akan kita ambil selalu, ” katanya.

Patuh Isa, adanya keputusan untuk menyetujui pembayaran utang tersebut melalui kekayaan mencerminkan adanya kemajuan dari sisi internal pemerintah.

“Kita ada kemajuan internal di lingkungan pemerintah tapi karena internal oleh karena itu kita konsultasi dengan Kejaksaan Gemilang dan BPK. Nanti kalau telah ada kesimpulan kita mulai menjemput action , ” jelasnya.

Ia menguatkan esensi dari diberikannya izin menutup utang melalui aset adalah negeri ingin menciptakan progres agar kegiatan Lapindo terhadap negara tersebut mampu terpenuhi.

Baca juga: Kemenkeu: Belum tersedia pembayaran baru dari Lapindo

Sejauh tersebut Lapindo Brantas Inc dan PT Minarak Lapindo Jaya baru memenuhi sekitar Rp5 miliar utang pada pemerintah terkait dana talangan untuk warga terdampak semburan lumpur di Sidoarjo, Jawa Timur.

“Esensinya adalah kita mau berprogres dengan mencoba berbagai cara agar kewajiban Lapindo itu bisa dipenuhi, ” tegasnya.

Meski demikian Isa menyatakan jika poin aset yang diajukan tidak lulus dengan total utang maka pemerintah akan segera mencari cara asing termasuk meminta pembayaran secara tunai.

“Pembayaran tunai tersebut tetap menjadi opsi utama bagi kami, tapi kami sekarang mulai melihat opsi lain yang jadi bisa mereka pakai untuk melunasi kewajiban itu, ” katanya.

Baca selalu: Kemenkeu: Lapindo baru bayar utang Rp5 miliar

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020