KOI yakin Indonesia bisa tambah wakil ke Olimpiade Tokyo

koi-yakin-indonesia-bisa-tambah-wakil-ke-olimpiade-tokyo-1

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Jakarta (ANTARA) – Komite Olimpiade Indonesia (KOI) optimistis Merah Suci bisa menambah perwakilan atletnya ke Olimpiade 2020 Tokyo pada 23 Juli-8 Agustus mendatang.

Dalam hitung mundur 100 hari menjumpai pembukaan Olimpiade Tokyo, Carik Jenderal KOI Ferry Kono  mengatakan peluang tersebut masih terbuka lebar karena bengkak kualifikasi masih berlangsung.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu, Ferry menyebut salah satu cabang olahraga yang berpeluang menambah wakilnya ke Tokyo adalah angkat besi. Tujuh lifter saat ini tengah berada di Tashkent, Uzbekistan untuk merebut tiket tambahan dalam Kejuaraan Asia di dalam 18-25 April, menemani Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika Aisah yang telah dalam posisi aman ke Olimpiade.

Bagian lainnya yang masih mampu meraih tiket Olimpiade merupakan balap sepeda dan surfing.

“PB ISSI memiliki kejuaraan yang menyelundup dalam perhitungan poin Road to Tokyo. Kami berharap pebalap, khusunya nomor BMX, bisa memaksimalkan kesempatan itu, ” kata Ferry.

“Potensi yang cocok juga bisa didapat cabor yang baru dipertandingkan dalam Olimpiade, seperti surfing, ” sambung dia.

Baca pula: KOI, KBRI Tokyo bakal kumpulkan suporter untuk Nusantara di Olimpiade 
Menangkap juga: Lifter Indonesia siap rebut tiket tambahan Olimpiade di Uzbekistan 

PB ISSI baru saja menggelar serangkaian kejuaraan balap sepeda sesudah terhenti satu tahun sebab pandemi COVID-19. Diawali secara Kejuaraan Nasional BMX 2021 pada 9 April serta dua seri Kejuaraan BMX Internasional berkategori Class 1 (C1) satu hari bercelah.

Kejuaraan itu masuk dalam ajang pengumpulan poin Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI).

Sementara itu, cabang surfing baru akan mengikuti bagian kualifikasi pada Kejuaraan Surfing di El Salvador  di 29 Mei-6 Juni kelak. Para atlet surfing Indonesia bakal memperebutkan lima slot tersisa pada kualifikasi terakhir itu.

Hingga saat ini, Indonesia setidaknya telah mengantongi 13 tiket Olimpiade. Empat di antaranya milik sprinter Lalu Muhammad Zohri, penembak Vidya Rafika Rahmatan Toyyiban (50m rifle 3 position putri), dan dua kuota entry-by-number buat pemanah putra dan anak.

Dua tiket lain hampir pasti menjelma milik lifter Eko Yuli Irawan (61 kg putra) dan Windy Cantika Aisah (49 kg putri).

Sisanya diamankan cabang bulu tangkis. Setidaknya tersedia tujuh wakil yang masuk dalam daftar aman pengejaran poin Race to Tokyo, yaitu tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan Jonathan Christie, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, ganda ananda Greysia Polii/Apriyani Rahayu, berpasangan putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, serta ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.  

Baca serupa: Ketua umum baru PB ISSI diharapkan loloskan atlet ke Olimpiade Tokyo 
Baca juga: KOI tingkatkan komunikasi soal regulasi kuota tamu negara di Olimpiade 
Baca juga: KOI minta laporan pengiriman olahragawan ke kualifikasi Olimpiade 

 

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Rr. Cornea Khairany
COPYRIGHT © ANTARA 2021