Kristoff menangi etape pembuka Tour de France kala para rival patuh

kristoff-tour-de-france

Jakarta (ANTARA) – Alexander Kristoff memenangi etape pembuka Tour de France di saat Thibaut Pinot, yang berharap mengakhiri pertarakan gelar tuan rumah selama 35 tahun, termasuk salah satu pebalap yang terjatuh di etape yang diguyur hujan itu pada Sabtu.

Pebalap Norwegia Kristoff melibas juara dunia Denmark Mads Pedersen dengan sprint setelah 156 km di etape yang berlangsung dalam Nice itu. Pinot tak jauh di belakang namun mendapat daftar waktu yang sama dengan si pemenang etape karena tabrakan dengan melibatkan banyak pebalap terjadi 3 kilometer jelang finis di Promenade des Anglais.

“Untuk saat ini dia baik-baik saja, tapi kalian pasti membutuhkan beberapa hari untuk melihat ada konsekuensi atau tidak, ” kata sport director Pinot di tim Groupama-FDJ, Philippe Mauduit seperti dikutip Reuters.

Mengaji juga: Jagoan-jagoan Tour de France 2020

Pebalap Belanda Cees Bol finis ketiga.

Pebalap Kolombia Nairo Quintana, yang merupakan dua kali runner-up Tour, terjatuh bertambah dini saat Pavel Sivakov, lengah satu rekan utama juara berdiam Egan Bernal, terjatuh dua kali.

Sejumlah pebalap favorit seperti Sam Bennet, Caleb Ewan dan Giacomo Nizzolo, juga terbenam di aspal jalan yang habis saat hujan mengguyur etape tersebut.

“Sepertinya ada 100 pebalap yang terjatuh. Semuanya kewalahan, semuanya ketakutan, ” kata Valentin Madouas, rekan satu tim Pinot.

“Ini seperti gelanggang es. ”

Baca juga: Potensi gelombang kedua COVID-19 hantui Tour de France

Sejumlah insiden juga memaksa awak Jumbo Visma untuk meminta peleton untuk lebih berhati-hati di bani, namun tim Astana menolak untuk memelankan laju mereka.

Mereka pun kena batunya, di saat pemimpin tim Miguel Angel Lopez terpeleset dan terjatuh menabrak rambu jalan. Pebalap Kolombia tersebut bangkit dan memacu kembali sepedanya.

Di turunan yang lain, rekan satu tim Primoz Roglic, George Bennet juga terbenam, yang berarti dua pebalap daripada dua tim papan atas awut-awutan Jumbo Visma dan Ineos Granadiers – mengalami luka dan rusak setelah hari pertama.

Pinot, yang digadang-gadang menjadi penantang utama gelar setelah Roglic dan Bernal, mengalami memar di menguasai dan bahunya.

Baca juga: Tim Tour de France dilarang tampil jika dua pebalap positif COVID-19

Balapan hari itu start di depan penonton yang sedikit di pusat praja Nice di tengah ancaman aliran kedua COVID-19 di saat total kasus positif meningkat di Prancis sejak beberapa pekan lalu.

Otoritas setempat juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat, tercatat membatasi interaksi pebalap dan anggota tim, serta para penonton untuk mencegah penularan.

Awak yang dua pebalap atau anggotanya kedapatan positif COVID-19 dalam kurun tujuh hari bakal ditarik sejak balapan.

“Aku taksir tak ada yang bakal membayangkan 2020 seperti ini. Tapi kami harus melewati ini demi kebaikan semua orang dan fakta bahwa Tour ini dimulai sudah ialah hal bagus, ” kata jempolan dunia tiga kali Peter Sagan.

Mengucapkan juga: Potensi gelombang kedua COVID-19 hantui Tour de France
Baca juga: Dua anggota awak Lotto positif COVID-19 jelang start Tour de France
Mengaji juga: Tour de France mau disaksikan langsung oleh penggemar

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020