Luhut sebut tengah negosiasi secara beberapa negara buka travel bubble

luhut-sebut-tengah-negosiasi-dengan-beberapa-negara-buka-travel-bubble-1

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Saya memang sedang menjajaki persetujuan dengan beberapa negara buat membuka travel bubble wisman dengan Bali

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemimpin Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku tengah melakukan negosiasi secara sejumlah negara untuk mampu membuka kerja sama travel bubble ke Bali.

“Kami memang sedang memeriksa negosiasi dengan beberapa negeri untuk membuka travel bubble wisman dengan Bali, ” katanya secara virtual di dalam Forum Ekonomi dan Investasi Bali 2021, Kamis.

Luhut menyampaikan zaman ini pemerintah memang mencari jalan untuk menarik kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) untuk berpariwisata di Indonesia, khususnya pada Bali. Tentunya, hal ini akan dilaksanakan di kolong protokol kesehatan yang teliti.

Sektor wisata menjadi salah satu zona yang paling terpuruk sebab pandemi COVID-19. Oleh sebab itu, pemerintah berupaya memulihkan sektor tersebut di Bali, sebagai daerah yang beberapa besar perekonomiannya hidup dari sektor pariwisata.

Luhut mengungkapkan, ada tiga kunci pemulihan ekonomi Bali dalam jangka pendek. Dia menyebut kunci keberhasilan perbaikan Bali dapat terwujud meniti pengendalian kasus COVID-19 dengan semakin baik, percepatan jalan vaksinasi di Bali jadi dapat terbentuk herd immunity , beserta protokol kesehatan yang selektif.

“Perlu dibuat strict (ketat) protokol kesehatan tubuh terutama untuk para wisatawan mancanegara (wisman) yang disepakati dengan negara asal wisman tersebut, ” katanya pada keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Secara kasus COVID-19 yang positif, Luhut yakin bahwa tingkat kepercayaan wisatawan domestik mau semakin meningkat sehingga aktivitas ekonomi secara gradual mampu kembali normal.

Sementara itu, untuk jangka menengah dan panjang, Luhut menyampaikan perlunya pengembangan health tourism (wisata medis) serta diversifikasi kepada sektor-sektor dalam luar pariwisata, seperti daerah kelautan dan budidaya perikanan serta pertanian.

“Sudah ada beberapa investor yang berminat untuk ini. Dengan health tourism yang berkembang, maka length of stay (durasi menginap) dibanding wisatawan yang datang akan lebih panjang, ” sirih Luhut.

Baca juga: Menyelamatkan pariwisata dan kesehatan dengan “travel bubble”
Mengaji juga: Dubes: “Travel bubble” RI- Singapura diharapkan pulihkan pariwisata
Baca serupa: Luhut ungkap syarat aktif pintu wisata bagi wisman

 

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021