Menaker sebut sudah masuk 13, tujuh juta data pekerja untuk subsidi upah

20200825_205149_1

Jakarta (ANTARA) porakporanda Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan sejauh ini sudah terkumpul data 13, 7 juta pelaku yang dapat menerima bantuan subsidi upah dan diharapkan jumlah itu segera dapat mencapai 15, tujuh juta pekerja seperti yang ditargetkan pemerintah.

“Dirut BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kemarin menyampaikan sudah 13, 7 juta nomor rekening yang sudah masuk. Tinggal menunggu besar juta lagi, ” kata Menaker Ida ketika melakukan sosialisasi aliran pekerja sehat di Kawasan Berikat Nusantara di Jakarta Utara, Selasa.

Sejauh ini BPJAMSOSTEK dalam gelombang I telah menganjurkan 2, 5 juta data pelaku kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dengan dilakukan Senin (24/8) lalu. Rencananya dalam setiap gelombang akan diserahkan data sekitar 2, 5 juta pekerja per pekannya, yang lalu akan diperiksa kembali oleh Kemnaker.

Mengucapkan juga: Menaker bantah bantuan subsidi upah untuk pekerja dibatalkan
Baca juga: BPJAMSOSTEK serahkan petunjuk 2, 5 juta calon penyambut bantuan subsidi upah

Menurut Menaker Ida, pemeriksaan 2, 5 juta bukti yang sudah diterima itu untuk memastikan penerima sudah tepat bahan.

“Katanya kami harus akuntabel, katanya kami harus langsung sasaran. Untuk memastikan bahwa agenda ini tepat sasaran, nomor rekeningnya teman-teman pekerja sesuai dengan cetakan yang diserahkan maka kami kemaluan waktu, sesuai dengan di petunjuk teknis juga diberikan empat hari, ” ujar Ida.

Setelah selesai data tersebut akan diserahkan kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara (KPPN) untuk bisa melelehkan uangnya yang akan disalurkan ke bank penyalur yakni bank-bank negeri.

Subsidi akan tepat dikirim ke rekening penerima sejumlah Rp600. 000 per bulan buat empat bulan atau total Rp2, 4 juta. Ida sendiri mengatakan ditargetkan transfer pertama sudah bisa dilakukan pada akhir Agustus 2020.

Terkait sisa dua juta data yang belum menyelundup, Ida mendorong agar para pekerja yang memenuhi syarat segera menganjurkan data kepada BPJAMSOSTEK agar bisa segera divalidasi.

Baca juga: Menaker ingatkan pemberi kerja laporkan data saksama ke BPJAMSOSTEK
Baca juga: Subsidi upah akan mulai disalurkan 25 Agustus 2020

 

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020