Menlu RI tegaskan penanganan pandemi tak lemahkan demokrasi

Menlu RI tegaskan penanganan pandemi tak lemahkan demokrasi

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

Badung (ANTARA) – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi di depan para ketua delegasi asing saat pembukaan Bali Democracy Forum (BDF) ke-13 di Nusa Dua, Bali, Kamis, menegaskan bahwa kebijakan penanggulangan pandemi COVID-19 tidak melemahkan nilai-nilai demokrasi.

“Kita melihat bagaimana prinsip-prinsip demokrasi menghadapi tantangan selama pandemi. Hak untuk berkumpul, menunjuk, dan berpendapat di muka umum juga dibatasi. Dalam kondisi biasa, kebijakan itu tidak dapat diterima. Namun, saat krisis, kebijakan itu diperbolehkan, ” kata Retno di sambutannya.

Menurut Retno, pandemi menjadi kesempatan bagi pengikut forum dan negara-negara lain pada dunia untuk memikirkan kembali bagaimana penerapan demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pandemi tidak dapat melunturkan nilai demokrasi dan pada saat yang sama: Demokrasi tak boleh menjadi penghalang kita buat mengalahkan pandemi. Justru kita yakin bahwa demokrasi merupakan tools (alat, red) yang paling tepat bagi pada setiap negara untuk melawan pandemi, ” terang Retno saat memberi data ke media usai memberi prakata.

Oleh karena itu, Retno di hadapan para perwakilan BDF ke-13, mengatakan pembatasan perlu dilakukan, tetapi pelaksanaannya harus diawasi agar tidak ada pelanggaran terhadap kebebasan dasar tiap warga negara.

Dalam sambutannya, Retno mengutip hasil riset Democracy Perception Index yang menunjukkan mayoritas awak dunia berpendapat negara mereka menerapkan pembatasan dalam “jumlah yang wajar”.

Temuan itu membuktikan nilai-nilai demokrasi yang dipahami klub juga beradaptasi mengikuti keadaan zaman pandemi.

Akan namun, Retno mengingatkan pembatasan yang dibuat oleh pemerintah atau otoritas terbatas harus “sah, terukur, dan dibuat demi kepentingan umum, serta terbuka untuk dikritik publik”. Dengan begitu, berbagai kebijakan pembatasan yang dibuat tidak akan mencabut kebebasan dasar masyarakat, terang Retno.

Usai memberi sambutan, Retno mempersilakan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres dan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memberi penyataan terkait isu demokrasi & COVID-19. Menlu RI kemudian mengikuti pertemuan tingkat menteri, yang diadakan secara virtual, untuk membahas berbagai tantangan demokrasi di tengah pandemi.

Sementara itu, program lain seperti diskusi panel antarketua delegasi asing dan pertemuan level duta besar juga digelar di dalam waktu yang sama.

” Jadi sesi satu padahal berlangsung, tujuh menteri luar negeri sudah mengirimkan pesan, plus tentunya tadi Dirjen (Direktur Jenderal) WHO (Organisasi Kesehatan Dunia, red) & Sekjen PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa, red), dan sekarang sedang didiskusikan tertib secara virtual dari para representatif besar di Jakarta maupun dengan hadir disini, ” terang Retno saat menyampaikan pernyataan pers usai memberi sambutan di luar gedung acara.

BDF ialah forum lintas negara dan lintas lembaga yang diikuti oleh bertambah dari 50 negara peserta, 73 negara sebagai pengamat, dan 10 organisasi internasional. Pertemuan itu adalah agenda rutin yang diadakan tiap tahun oleh Indonesia sejak 2008.

Berbeda dari pertemuan sebelumnya, BDF yang memasuki tarikh ke-13 pada hari ini, diadakan secara langsung/tatap muka dan lewat ruang virtual melalui kanal Youtube dan aplikasi video konferensi Zoom. Namun, pertemuan secara tatap muka digelar terbatas demi memastikan aturan kesehatan dapat dilakukan secara maksimal, kata Kementerian Luar Negeri MENODAI sebagai penyelenggara acara.

Untuk tahun ini, BDF ke-13 dihadiri oleh 44 orang dibanding 26 negara dan tiga organisasi internasional. Seluruh peserta, panitia, dan awak media yang berada dalam lokasi acara hari ini sudah menjalani tes usap COVID-19 (PCR) dan hasilnya negatif, kata Retno menegaskan.

Baca juga: Menlu buka BDF ke-13, tekankan pentingnya jaga demokrasi saat pandemi
Baca juga: BDF diharapkan perkuat praktik demokrasi di negara-negara Asia Pasifik
Baca juga: BDF ke-13 bakal tunjukkan kesiapan Bali buka wisata usai pandemi

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020